Jerawat Konglobata

1.

Penampilan wajah pasti menjadi faktor penting untuk seseorang tampil percaya diri. Individu yang wajahnya penuh jerawat, kulitnya berlubang-lubang, berflek cokelat akibat bekas jerawat akan menjadikan seseorang merasa lebih minder dibanding orang yang tidak memiliki masalah serupa.

Jerawat yang merupakan masalah utama pada usia remaja, jika tidak ditangani dengan baik, akan menyebabkan penyesalan di kemudian hari. Jerawat bahkan bisa menyebabkan momok krisis percaya diri pada seseorang.

Salah satu jerawat yang musti diwaspadai adalah Jerawat Konglobata. Jerawat ini berupa bisul-bisul besar yang bergerombol menjadi satu membentuk danau nanah yang menimbulkan reaksi demam di area setempat.

Jerawat ini biasanya disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan kulit wajah, seperti kebiasaan memijat jerawat dengan kuku jari tangan yang kotor atau dengan peralatan yang tidak steril, yang menimbulkan perluasan infeksi bakteri.

Jerawat Konglobata setelah sembuh bisa meninggalkan bekas berupa jaringan parut yang buruk rupa, kulit bergelombang dan mengeras.

Seperti halnya jerawat jenis lain seperti komedo, jerawat kecil atau jerawat radang, jerawat konglobata juga dapat dicegah dengan merawat kulit wajah.

Beberapa usaha pencegahan jerawat, secara umum, prinsip perawatan kulit wajah sebagai berikut:

  • Kulit wajah harus selalu bersih saat istirahat di rumah.
  • Hindari pemakaian kosmetika rias saat tidur.
  • Kebutuhan pembersih bagi kulit berbeda tergantung jenis kulit wajah. Kulit kering berbeda dengan kulit berminyak atau kulit normal, demikian juga sebaliknya. Jadi mulailah memilih pembersih yang sesuai untuk kulit anda.

Kulit berjerawat yang mempunyai radang berat seperti berupa bisul jerawat bernanah, memerlukan pengobatan dokter spesialis kulit. Perawatan wajah dengan facial skin care seperti krim siang malam harus ditunda terlebih dahulu karena akan berakibat perluasan infeksi pada jerawat. Jangan pernah memijat sendiri jerawat merah meradang. Evakuasi nanah diupayakan dengan suntikan antiradang dan antinyeri. Maka dengan perlakuan yang benar, bekas jerawat yang tersisa setelah radang akan lebih samar.

Kulit yang tampak buruk akibat bekas jerawat radang sangat memerlukan asupan protein dalam jumlah banyak untuk membentuk jaringan baru.

Vitamin A (betacarotene), vitamin C, vitamin E, dan zinc sangat diperlukan untuk metabolisme sel dalam jaringan baru. Batasi asupan lemak jenuh dalam makanan sehari-hari seperti durian, alpukat, kacang tanah, kacang mete, cabai, dan cokelat. Selain itu batasi juga mengonsumsi daging, gorengan, santan, minuman bersoda, alkohol, dan kopi. (ctmj)

Posted on 7 Desember 2014, in Artikel, Beauty Care and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: