Kulit Cantik dan Sehat dengan Vitamin C

Kulit adalah lapisan luar dari tubuh. Kulit memainkan peran penting dalam melindungi tubuh terhadap patogen dan kehilangan air yang berlebihan. Fungsi lainnya kulit adalah isolasi, pengaturan suhu, sensasi, sintesis vitamin D, dan perlindungan vitamin B folates. Kulit yang rusak parah akan mencoba untuk menyembuhkan dengan membentuk jaringan parut. Ini menyebabkan kulit sering berubah warna dan depigmentasi.

Kulit memiliki sel mesodermal, pigmentasi, atau melanin yang disediakan oleh melanosit, yang menyerap sebagian radiasi ultraviolet berpotensi berbahaya (UV) sinar matahari. Pigmentasi kulit manusia bervariasi antara populasi secara mencolok. Hal ini yang menyebabkan klasifikasi orang atas dasar warna kulitnya berdasarkan dimana dia tinggal.

Salah satu penyebab utama kulit berwarna gelap adalah banyaknya pigmen melanin pada kulit. Melanin ini berwarna gelap sehingga semakin banyak jumlahnya akan menjadikan kulit lebih gelap.

Semakin banyak terkena sinar matahari, pigmen pada kulit akan semakin meningkat. Penggunaan sunblock untuk melindungi kulit dari sinar matahari bisa menyebabkan kekurangan vitamin D yang berakibat pada kesehatan tulang. Sehingga konsumsi vitamin C bisa menjadi solusi. Vitamin C memiliki kemampuan untuk mengurangi jumlah pigmen pada kulit. Sehingga konsumsi vitamin C yang rutin dapat menjadikan kulit lebih putih.

Warna kulit kita yang sebenarnya dapat dilihat pada lengan atas bagian dalam. Bagian ini jarang terkena sinar matahari sehingga masih memiliki warna kulit  yang asli. Dengan konsumsi vitamin C secara rutin, bisa memutihkan kulit seperti lengan atas bagian dalam ini. Inilah tingkat putih dimungkinkan dengan konsumsi vitamin C. Vitamin C sumber yang memiliki banyak manfaat untuk kulit. Vitamin C meningkatkan kolagen, berfungsi untuk mengurangi kerutan dan menghambat penuaan kulit.

buah Lalu, darimana kita memperoleh Vitamin C secara mudah?

Tomat
Tomat adalah sumber vitamin C dan likopen, salah satu karotenoid terkuat yang bertindak sebagai antioksidan. Dalam satu buah tomat ukuran kecil bisa mengandung vitamin C sebanyak 23 mg.

Jambu biji
Kandungan vitamin C dalam jambu biji hampir 2 kali lipat dari jeruk. Dalam 100 gram buah jambu biji mengandung 108 mg vitamin C. Buah jambu biji berkhasiat untuk mengobati gangguan perut seperti diare.

Jeruk 
Sebuah jeruk menyediakan 50 sampai 70 mg vitamin C, setara dengan kebutuhan harian vitamin C Anda. Jeruk juga merupakan sumber serat, folat, serta antioksidan, vitamin dan mineral lainnya.

Apel 
Kandungan vitamin C dalam 100 gram buah apel adalah 5 mg. Apel juga kaya akan flavonoid antioksidan yang mengurangi risiko penyakit jantung, stroke dan kanker. Sebuah apel sedang memiliki sekitar 80 kalori.

Delima
Satu buah delima menyediakan 40 persen kebutuhan vitamin C harian Anda. Delima juga mengandung folat, serat, kalium, niasin, vitamin A dan E. Antosianidin dalam delima memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang menurunkan kolesterol dan tekanan darah, melindungi gigi, mencegah osteoartritis, alzheimer, kanker payudara, leukemia, kanker paru dan kanker prostat.

Buah Kiwi
Pada berat yang setara, buah kiwi mengandung dua kali vitamin C daripada jeruk. Selain mengandung banyak vitamin C, buah kiwi merupakan sumber magnesium, kalium, vitamin A dan E.

Buah Anggur 
Buah anggur memiliki kandungan vitamin c yang lumayan, yaitu 10,8 mg tiap 100 gramnya. Anggur merah juga mengandung zat besi, kalium, serat dan antioksidan lain yang berlimpah.

Strowberi
Konsumsi harian strowberi membantu Anda mengendalikan diabetes tipe 2 dan mencegah penyakit jantung. Stroberi juga merupakan sumber vitamin C dan antioksidan lainnya. Dalam satu porsi buah stroberi 147 gram, mengandung vitamin C sebanyak 86,5 mg

Pepaya
Pepaya menyediakan banyak vitamin C, folat dan karotenoid. Pepaya merupakan satu-satunya sumber papain, enzim pencernaan alami yang membantu mencerna protein. Dalam 150 gram buah pepaya, mengandung vitamin C sebanyak 90 mg.

Alpukat
Alpukat memiliki lemak tak jenuh yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Alpukat juga mengandung zat besi dan vitamin E. Sebuah alpukat mengandung 81 kalori, 8 gram lemak dan 3 gram serat.

Sirsak
Sirsak adalah buah yang kaya vitamin dan serat. Setengah buah sirsak sedang sudah cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan vitamin C dan setengah kebutuhan serat harian Anda. Vitamin C merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperlambat penuaan. Serat sangat baik untuk membantu pencernaan dan detoksifikasi. Sirsak juga mengandung fosfor dan kalsium, dua mineral penting untuk pembentukan massa tulang dan mencegah osteoporosis.

Mangga
Sebutir buah mangga rata-rata mengandung 60 mg vitamin C, yang sama dengan jumlah harian yang disarankan. Antioksidan dalam mangga membantu mencegah artritis, mempercepat penyembuhan luka dan sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh.

Blewah
Dalam sepotong blewah, mengandung 49,2 mg vitamin C. Selain itu, blewah juga kaya akan serat dan vitamin A.

Cabai
Dibandingkan dengan buah jeruk, rupanya cabai rawit punya vitamin C yang lebih tinggi. Akan tetapi konsumsi berlebihan jelas tidak baik bagi lambung. Setidaknya mengonsumsi makanan pedas ternyata memberi asupan sedikit vitamin C untuk tubuh.

Paprika
Paprika bisa dibilang sebagai saudara cabai rawit. Sama seperti si kecil cabai, paprika juga kaya akan vitamin C. Paprika warna kuning  memiliki vitamin C lebih tinggi dibandingkan dengan paprika warna  lain.

Posted on 20 Desember 2013, in Artikel and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: